Abdul Chadjib Halik, Idris Parakkasi, Rika Dwi Ayu Parmitasari
J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 4, No. 3 · hlm. 575-584 · 2025
Teknologi blockchain telah muncul sebagai alat transformasi dalam tata kelola zakat dan wakaf, mengatasi berbagai masalah yang telah lama ada seperti transparansi, efisiensi, dan kepercayaan publik. Penelitian ini mengkaji implementasi blockchain dalam pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia, dengan fokus pada penerapannya oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH), salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional yang mempelopori penggunaan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana blockchain dapat merevolusi tata kelola filantropi Islam, meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas sambil tetap sejalan dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan studi kasus dan tinjauan literatur untuk menganalisis dampak blockchain terhadap transparansi operasional, pelacakan transaksi, dan kepercayaan muzakki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain secara signifikan meningkatkan pemantauan real-time, pencatatan transaksi yang aman, serta kepercayaan publik terhadap sistem pengelolaan zakat. Selain itu, lembaga yang memanfaatkan blockchain melaporkan peningkatan efisiensi operasional dan keterlibatan para pemangku kepentingan, terutama dalam mempercepat distribusi dana yang akuntabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa blockchain memiliki potensi besar untuk memodernisasi pengelolaan zakat dan wakaf. Namun, tantangan dalam literasi teknologi dan integrasi antar-lembaga masih perlu diatasi. Disarankan agar lembaga zakat bekerja sama dengan pengembang blockchain untuk menyempurnakan aplikasi teknologi ini dan memperluas manfaatnya. Penelitian ini menyoroti blockchain sebagai inovasi krusial dalam filantropi Islam, memperkuat relevansinya secara global dan memastikan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Siradjuddin Siradjuddin, Mukhtar Lutfi
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora · Vol. 4, No. 3 · hlm. 3772-3780 · 2025
Sertifikasi halal menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen serta meningkatkan efisiensi rantai pasok dalam industri halal global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh sertifikasi halal terhadap kepercayaan konsumen dan efisiensi rantai pasok, serta untuk menawarkan solusi inovatif guna meningkatkan kualitas sistem sertifikasi halal. Dengan pendekatan kualitatif eksploratif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan konsumen, produsen, dan lembaga sertifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal secara signifikan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk, serta mendorong efisiensi dalam rantai pasok melalui transparansi dan kontrol kualitas yang lebih baik. Namun, terdapat tantangan dalam hal perbedaan standar internasional dan proses sertifikasi yang memakan waktu. Penelitian ini menyarankan penggunaan teknologi seperti blockchain untuk meningkatkan transparansi dan mempercepat proses sertifikasi. Kesimpulannya, sertifikasi halal tidak hanya berfungsi sebagai pengakuan syariah, tetapi juga sebagai alat strategis yang mempengaruhi keberhasilan pasar halal global. Implikasi praktisnya mencakup rekomendasi untuk harmonisasi standar internasional dan integrasi teknologi canggih dalam sistem sertifikasi halal.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Nasrullah Bin Sapa, Cut Muthiadin
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora · Vol. 4, No. 3 · hlm. 3763-3771 · 2025
Industri kuliner halal di Indonesia telah mengalami perkembangan pesat, seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya produk yang sesuai dengan prinsip syariah. Hosen’s Culinary, yang terletak di Jakarta, menjadi salah satu contoh usaha kuliner yang menerapkan prinsip halal secara konsisten. Meskipun demikian, tantangan besar tetap ada, seperti ketersediaan bahan baku halal, biaya sertifikasi, dan edukasi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Jaminan Produk Halal (SJPH) pada Hosen’s Culinary dan mengevaluasi tantangan serta peluang yang dihadapi oleh UKM kuliner dalam menerapkan prinsip syariah di industri kuliner. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus diterapkan pada Hosen’s Culinary melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk menggali penerapan kaidah fiqih dalam proses produksi, pemilihan bahan baku, serta pelatihan internal yang dilakukan oleh tim manajemen halal. Temuan menunjukkan bahwa Hosen’s Culinary telah memenuhi standar halal yang ditetapkan oleh lembaga pemeriksa halal, LPH Hidayatullah, dengan sistem yang terorganisir mulai dari pemilihan bahan baku, prosedur produksi, hingga pemantauan dan evaluasi internal. Namun, tantangan utama terletak pada keterbatasan bahan baku halal lokal dan biaya sertifikasi. Peluang terdapat dalam peningkatan fasilitas ramah Muslim dan edukasi konsumen mengenai pentingnya jaminan halal. Hosen’s Culinary berhasil mengintegrasikan prinsip syariah dalam setiap aspek operasionalnya, meskipun dihadapkan pada tantangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Rekomendasi yang diajukan termasuk kolaborasi dengan lembaga sertifikasi halal dan penyediaan bahan baku halal lokal untuk mendukung keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik halal di sektor kuliner Indonesia, serta menawarkan solusi praktis bagi UKM dalam menghadapi tantangan dan meraih peluang dalam bisnis kuliner halal
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Jamaluddin Madjid, Amiruddin K
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 4, No. 3 · hlm. 549-567 · 2025
This study examines the impact of zakat programs managed by the National Amil Zakat Institution Baitul Maal Hidayatullah (BMH) on achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. Using a qualitative approach involving in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, the research found that BMH's zakat programs significantly contribute to poverty alleviation (SDG 1), enhancing access to quality education (SDG 4), empowering community economies (SDG 8), and reducing social and economic inequalities (SDG 10). Zakat funds are utilized to meet basic needs, provide educational scholarships, and support micro-enterprises, collectively improving the welfare and self-reliance of zakat recipients. These findings reinforce the theory that zakat can serve as a social safety net and economic development catalyst, highlighting the importance of transparency and accountability in zakat management. However, this study is limited by a small sample size and subjective data from interviews. Future research should adopt a broader sample, integrate quantitative and qualitative methods, and explore other zakat programs. These findings have profound practical and policy implications, supporting zakat programs as strategic tools in national development and achieving the SDGs in Indonesia
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Murtiadi Awaluddin, Mashuri Masri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5315-5326 · 2024
Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran zakat maal digital yang di k elola oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Ba itul Maal Hidayatullah (BMH) di Indonesia. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman yang dalam tentang persepsi masyarakat dan praktik pengelolaan BMH. Hasil menunjukkan bahwa keamanan data yang kuat, transparansi operasional, dan antarmuka pengguna yang user-friendly merupakan elemen krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem ini. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integritas dan responsivitas lembaga dalam menjawab kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat terkait pengelolaan zakat digital. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup perlunya implementasi kebijakan yang mengedepankan keamanan data dan transparansi sebagai fondasi untuk meningkatkan adopsi dan partisipasi dalam pembayaran zakat maal digital di masa depan.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Hasaruddin Hasaruddin, Susmihara Susmihara
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5304-5314 · 2024
Kolonialisme Barat pada abad ke-17 hingga ke-19 membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan dunia Islam, termasuk ekonomi, sosial, politik, budaya, dan agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak tersebut serta implikasi jangka panjangnya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis historis dan komparatif, data dikumpulkan dari sumber-sumber primer dan sekunder dan dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan perubahan besar dalam struktur ekonomi, seperti pengenalan tanaman komersial di Mesir dan Sistem Tanam Paksa di Indonesia. Dampak sosial mencakup ketegangan dan perpecahan akibat kolaborasi elite lokal dengan penjajah. Aspek politik menunjukkan penggantian kekuasaan lokal dengan administrasi kolonial. Pengaruh budaya terlihat dari pengenalan sistem pendidikan Barat yang mengikis tradisi lokal, sementara dalam aspek agama, upaya misionaris Kristen menimbulkan ketegangan antar komunitas. Temuan ini menekankan pentingnya memahami konteks sejarah untuk kebijakan yang lebih adil dan efektif. Kesadaran sejarah dan pendidikan inklusif sangat penting untuk mengatasi warisan kolonialisme dan membangun masyarakat harmonis di dunia Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur tentang kolonialisme dan menawarkan wawasan berharga tentang dinamika sosial, politik, dan ekonomi di dunia Islam saat ini.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Achmad Abubakar, Muhammad Irham
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5148-5160 · 2024
Penelitian ini mengeksplorasi implementasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam budaya organisasi modern untuk mempromosikan etos kerja Islami. Tujuan penelitian adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab sosial, dan penghargaan terhadap karyawan diterapkan dan tercermin dalam kebijakan serta praktik kerja organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 20 responden dari berbagai sektor industri. Temuan utama menunjukkan bahwa organisasi yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an cenderung memiliki lingkungan kerja yang lebih berintegritas, adil, dan berorientasi pada kebaikan sosial. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi nilai-nilai agama dalam konteks modern untuk memperkuat budaya organisasi yang harmonis dan produktif. Rekomendasi praktis disarankan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Al-Qur'an melalui pelatihan karyawan dan pengembangan kebijakan yang mendukung nilai-nilai tersebut. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai manajemen organisasi yang berbasis nilai-nilai moral dan spiritual, serta memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut dalam bidang ini.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Nasrullah Bin Sapa, Rahman Ambo Masse
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5102-5110 · 2024
The Islamic finance industry has grown significantly, emphasizing the need for a profound understanding of Mudharabah practices to foster innovation and competitiveness. This qualitative study explores the understanding, barriers, and innovation potential of Mudharabah within Indonesia's Islamic banking sector. Using a descriptive research design, ten respondents from various positions in Islamic banks were interviewed via purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews and document analysis. Most respondents strongly grasped Mudharabah's fundamental concepts but encountered challenges in technical implementation and regulatory comprehension. Major barriers included regulatory complexity, public awareness, Shariah risk management, and operational infrastructure limitations. Potential innovations identified include blockchain technology, digital risk management, technology-driven products, and data-centric approaches. Implementing these innovations could enhance Islamic financial institutions' efficiency, transparency, and competitiveness. The study underscores the importance of intensive training, regulatory reforms, and collaborative efforts among institutions to support the Islamic finance industry's growth. This research aims to advance understanding of Mudharabah practices and catalyze the development of innovative, market-relevant Islamic financial products.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Zulfahmi Alwi, Abdul Rahman Sakka
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5087-5101 · 2024
This study explores the dynamics of zakat maal in the digital era, particularly within urban communities, through a literature review of hadith and technological adaptation strategies. Zakat maal, as one of the pillars of Islam, plays a crucial role in wealth redistribution and reducing social inequality. However, technological advancements have introduced new challenges and opportunities in zakat maal practices. This research employs a literature review of hadith to understand the theological foundation of zakat maal and analyzes case studies on the implementation of technology in zakat payments. The findings indicate that digitalization of zakat maal can enhance community participation, transparency, and efficiency in zakat distribution. Nonetheless, challenges such as digital literacy, technology access, and regulatory policies still need to be addressed. This study contributes to the understanding of zakat maal adaptation in the digital age and provides practical recommendations to improve awareness and acceptance of technology in zakat among urban communities. The results are expected to support the development of more inclusive and effective zakat policies and practices in the future.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik, Susmihara Susmihara, Hasaruddin Hasaruddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 4623-4635 · 2024
Penelitian ini mendalami kontribusi KH Ahmad Dahlan melalui Muhammadiyah dalam reformasi pendidikan Islam dan transformasi sosial di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyelidiki berbagai program pendidikan yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan dan dampaknya terhadap masyarakat. Metode penelitian melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk mengumpulkan data primer, serta analisis dokumen untuk mendukung data sekunder. Temuan utama menyoroti bahwa Muhammadiyah tidak hanya berperan sebagai penyampai pendidikan Islam yang inklusif dan modern, tetapi juga sebagai pendorong nilai-nilai sosial seperti keadilan dan kesetaraan di Indonesia. Implikasi temuan ini menyarankan pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih berbasis nilai-nilai Islam dan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak secara lebih objektif. Penelitian ini memberikan pandangan yang mendalam tentang peran Muhammadiyah dalam membentuk masyarakat yang adil, berdaya saing, dan bermoral di era kontemporer Indonesia.
Baca selengkapnya →Abdul Chadjib Halik
Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business · Vol. 1, No. 1 · hlm. 1-10 · 2018
This study aims to determine the effect of ROA and NPM on company value at PT. Antam. The research design is quantitative and associative causal with descriptive explanations. The analysis method used is multiple linear regression analysis with a sample of 11 company data for the period 2006-2016 and the type of data used is time series. The analysis shows, the average growth of Return on Assets (ROA) of PT. ANTAM for the period 2006-2016 was 54.79%. The average NPM growth was 107.37%. While the average growth in firm value is 0.16%. The results of the regression analysis showed that ROA had no significant effect on firm value with a regression coefficient value of 0.110. NPM has a positive and significant effect on firm value with a regression coefficient of 0.851. Simultaneously, ROA and NPM have a positive and significant effect on firm value with a coefficient of determination of 71.5%, while the remaining 28.5% is explained by other variables outside this study, for example liquidity ratios, activity ratios, leverage ratios, market ratios and others.
Baca selengkapnya →