Transforming Society Through Zakat: Economic Empowerment, Poverty Alleviation, and SDGs Achievement in Indonesia –a Case Study of Baitul Maal Hidayatullah (BMH)
Abdul Chadjib Halik, Jamaluddin Madjid, Amiruddin K
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 4, No. 3 · hlm. 549-567 · 2025 2× dibaca
DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7548
Abstrak
This study examines the impact of zakat programs managed by the National Amil Zakat Institution Baitul Maal Hidayatullah (BMH) on achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. Using a qualitative approach involving in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, the research found that BMH's zakat programs significantly contribute to poverty alleviation (SDG 1), enhancing access to quality education (SDG 4), empowering community economies (SDG 8), and reducing social and economic inequalities (SDG 10). Zakat funds are utilized to meet basic needs, provide educational scholarships, and support micro-enterprises, collectively improving the welfare and self-reliance of zakat recipients. These findings reinforce the theory that zakat can serve as a social safety net and economic development catalyst, highlighting the importance of transparency and accountability in zakat management. However, this study is limited by a small sample size and subjective data from interviews. Future research should adopt a broader sample, integrate quantitative and qualitative methods, and explore other zakat programs. These findings have profound practical and policy implications, supporting zakat programs as strategic tools in national development and achieving the SDGs in Indonesia
Publikasi Terkait
Blockchain dan Keuangan Sosial Islam: Merevolusi Zakat dan Wakaf untuk Distribusi Kesejahteraan Sosial yang Lebih Transparan
Abdul Chadjib Halik, Idris Parakkasi, Rika Dwi Ayu Parmitasari
J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 4, No. 3 · hlm. 575-584 · 2025
Teknologi blockchain telah muncul sebagai alat transformasi dalam tata kelola zakat dan wakaf, mengatasi berbagai masalah yang telah lama ada seperti transparansi, efisiensi, dan kepercayaan publik. Penelitian ini mengkaji implementasi blockchain dalam pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia, dengan fokus pada penerapannya oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH), salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional yang mempelopori penggunaan teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana blockchain dapat merevolusi tata kelola filantropi Islam, meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas sambil tetap sejalan dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan studi kasus dan tinjauan literatur untuk menganalisis dampak blockchain terhadap transparansi operasional, pelacakan transaksi, dan kepercayaan muzakki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain secara signifikan meningkatkan pemantauan real-time, pencatatan transaksi yang aman, serta kepercayaan publik terhadap sistem pengelolaan zakat. Selain itu, lembaga yang memanfaatkan blockchain melaporkan peningkatan efisiensi operasional dan keterlibatan para pemangku kepentingan, terutama dalam mempercepat distribusi dana yang akuntabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa blockchain memiliki potensi besar untuk memodernisasi pengelolaan zakat dan wakaf. Namun, tantangan dalam literasi teknologi dan integrasi antar-lembaga masih perlu diatasi. Disarankan agar lembaga zakat bekerja sama dengan pengembang blockchain untuk menyempurnakan aplikasi teknologi ini dan memperluas manfaatnya. Penelitian ini menyoroti blockchain sebagai inovasi krusial dalam filantropi Islam, memperkuat relevansinya secara global dan memastikan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan
Baca selengkapnya →Membangun Kepercayaan Masyarakat Terhadap Sistem Pembayaran Zakat Digital: Studi Kasus Pada Baitul Maal Hidayatullah (BMH) di Indonesia
Abdul Chadjib Halik, Murtiadi Awaluddin, Mashuri Masri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5315-5326 · 2024
Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran zakat maal digital yang di k elola oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Ba itul Maal Hidayatullah (BMH) di Indonesia. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen untuk mendapatkan pemahaman yang dalam tentang persepsi masyarakat dan praktik pengelolaan BMH. Hasil menunjukkan bahwa keamanan data yang kuat, transparansi operasional, dan antarmuka pengguna yang user-friendly merupakan elemen krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem ini. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya integritas dan responsivitas lembaga dalam menjawab kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat terkait pengelolaan zakat digital. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup perlunya implementasi kebijakan yang mengedepankan keamanan data dan transparansi sebagai fondasi untuk meningkatkan adopsi dan partisipasi dalam pembayaran zakat maal digital di masa depan.
Baca selengkapnya →Dinamika Zakat Maal di Era Digital: Kajian Literatur Hadis dan Strategi Adaptasi dalam Masyarakat Urban
Abdul Chadjib Halik, Zulfahmi Alwi, Abdul Rahman Sakka
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah · Vol. 3, No. 5 · hlm. 5087-5101 · 2024
This study explores the dynamics of zakat maal in the digital era, particularly within urban communities, through a literature review of hadith and technological adaptation strategies. Zakat maal, as one of the pillars of Islam, plays a crucial role in wealth redistribution and reducing social inequality. However, technological advancements have introduced new challenges and opportunities in zakat maal practices. This research employs a literature review of hadith to understand the theological foundation of zakat maal and analyzes case studies on the implementation of technology in zakat payments. The findings indicate that digitalization of zakat maal can enhance community participation, transparency, and efficiency in zakat distribution. Nonetheless, challenges such as digital literacy, technology access, and regulatory policies still need to be addressed. This study contributes to the understanding of zakat maal adaptation in the digital age and provides practical recommendations to improve awareness and acceptance of technology in zakat among urban communities. The results are expected to support the development of more inclusive and effective zakat policies and practices in the future.
Baca selengkapnya →